Binary adalah cara mudah untuk membuat keuntungan dengan memprediksi forex, indeks, saham dan komoditas. Prediksi pergerakan market 30 detik hingga 360 hari berikutnya. Modal dari $1 hingga $5,000. Jika prediksi Anda benar, dapatkan keuntungan 95%lebih!

Apa Itu Inside Bar ?

Inside bar adalah formasi candlestick yang sering terjadi dan populer di kalangan trader dan mudah dikenali karena formasinya hanya membutuhkan dua candle. Indikator ini akan langsung diaplikasikan pada market jangka pendek, dan sentimen pasar terkadang memengaruhi pergerakan candlestick yang mungkin terjadi di pasar.

Sebuah inside bar dibentuk oleh price action pada candle yang ter-cover oleh price action sehari sebelumnya. Jika Anda perhatikan grafik di bawah ini, Anda dapat melihat harga tinggi dan harga terendah pada inside bar tertutupi oleh candle sebelumnya. Artinya, level harga high dan harga low hari ini lebih rendah dari hari sebelumnya.




Inside bar dapat dipandang sebagai keengganan pasar untuk mendorong harga ke arah yang lebih tinggi ataupun lebih rendah untuk sejumlah alasan. Mungkin laporan data fundamental tertentu bakal segera dikeluarkan, atau ada alasan lain. Apapun alasannya, motif utamanya adalah mencari volatilitas yang potensial dalam upaya untuk meningkatkan profit. Ketika Anda berada dalam situasi dimana pasar tidak bersedia untuk menawar pada level harga yang lebih tinggi atau lebih rendah, maka itu adalah situasi potensial menjelang peningkatan volatilitas di masa depan.


Cara Trading Inside Bar

Beberapa trader menganggap inside bar sebagai pola reversal. Mereka memperkirakan bahwa setelah harga bergerak naik (atau turun) dalam satu periode waktu tertentu, terhentinya pergerakan harga (sebagaimana ditunjukkan oleh inside bar) menandai awal pembalikan tren. Dalam hal ini, inside bar digunakan sebagai patokan bagi trader jangka pendek untuk membuka posisi ke arah yang berlawanan dengan tren dan mencapai target profit dalam waktu kurang dari 10 candle.

Namun ada cara lain lagi untuk melakukan trading inside bar.

Seperti yang diungkapkan diatas, inside bar menunjukkan terjadinya level harga high dan low yang lebih rendah dari level high dan low hari sebelumnya. Ini berarti para trader di pasar sedang mencari "alasan" atau "motif" untuk pergerakan harga signifikan berikutnya. Dalam hal ini, trader bisa membuka posisi trading berdasarkan breakout yang terjadi setelah inside bar terbentuk:
  • Trader bisa membuka posisi "buy" jika level high pada candle inside bar tertembus, atau
  • Trader bisa membuka posisi "sell" jika level low pada candle inside bar tertembus.
Dalam skenario ini, inside bar bukan hanya pendahuluan dari reversal, melainkan juga bisa menuntun pada berlanjutnya tren yang sedang berlangsung. Lihat gambar dibawah ini:


Tak peduli bagaimana Anda akan men-trading-kan inside bar, yang perlu dicatat adalah bahwa inside bar merupakan indikasi awal dari pergerakan harga yang kuat, baik ke arah bullish ataupun bearish. Karena itu, trader perlu memantapkan money management sebelum mengambil posisi.

Sumber

Membuat Sesuatu Untuk Rencana Trading

Banyak trader yang tidak teratur dalam membuat rencana trading, atau kurang mengetahui poin-poin apa saja yang seharusnya diperhatikan dalam membuat sebuah rencana trading. Dalam artikel ini akan diulas bagaimana membuat sebuah rencana trading yang praktis, realistis dan efektif.

Sebuah rencana trading adalah ‘template’ atau sebuah pola tertentu untuk menentukan urutan langkah-langkah dalam trading. Singkatnya, rencana trading adalah sebuah daftar urutan atau ‘check list’ tentang apa saja yang mesti dilakukan sebelum kita masuk pasar. Selain itu, rencana trading  juga mencakup rencana jangka pendek dan jangka panjang, serta bagaimana cara realisasinya. Sebuah rencana trading tidak harus berisi kalimat-kalimat panjang dan mendetail, melainkan singkat, jelas, tegas, serta mencakup semua aspek dalam metode dan strategi trading kita.
Mengapa harus membuat rencana trading?
Alasan utama mengapa kita harus mempunyai rencana trading adalah untuk mencegah keterlibatan emosi dalam trading. Seperti telah kita ketahui, cara trading forex dengan melibatkan emosi bisa berakibat fatal baik rasa ingin ‘balas dendam’ ketika sedang loss atau perasaan euforia ketika profit. Hal semacam itu tidak akan terjadi jika kita disiplin mengikuti langkah-langkah dalam rencana trading, kita biarkan pasar merespon posisi trading kita tanpa harus risau apa yang bakal terjadi. Kita tidak harus membuka posisi-posisi baru jika ‘check list’ dalam rencana trading kita tidak mengharuskan demikian.
Manfaat lain dari sebuah rencana trading adalah meningkatkan kualitas trading kita. Kualitas trading, seperti telah pernah diulas sebelumnya, adalah akurasi posisi trading kita yang bakal direspon pasar. Hal ini sangat erat hubungannya dengan metode trading yang kita gunakan. Jika kebetulan menerapkan metode price action, maka kita hanya akan masuk pasar jika setup price action pada daily chart atau 4-hour chart telah sesuai dengan kondisi pasar (trending atau ranging/sideways) sehingga sinyal trading yang dihasilkan cukup akurat. Semua ini tercantum dalam rencana trading yang harus dijalankan dengan disiplin. Tentu saja kualitas trading yang memadai ini kita peroleh dari pengalaman trading baik dengan account demo maupun live yang kemudian kita rumuskan dengan singkat, padat dan tegas dalam rencana trading kita.
Apa saja yang harus ada dalam rencana trading?
Berikut beberapa poin yang seharusnya tercantum dalam sebuah rencana trading. Mungkin Anda bisa menambahkan poin-poin tambahan yang menurut Anda penting, tetapi sebaiknya tidak tumpang tindih sehingga membuat Anda kurang tegas dalam mengikutinya.
1. Tujuan trading Anda dalam jangka pendek dan jangka panjang
2. Cara Anda menganalisa kondisi pasar dan penerapan metode trading Anda pada kondisi pasar tertentu
3. Strategi trading yang akan Anda terapkan untuk kondisi pasar tertentu, misalnya jika pasar sedang trending dengan kuat Anda akan menerapkan teknik averaging atau pyramiding dengan memanfaatkan fasilitas trailing stop pada platform trading Anda.
4. Money management yang Anda terapkan. Disini yang terpenting adalah perbandingan resiko dan profit Anda (risk/reward ratio) serta besarnya volume atau ukuran lot setiap posisi yang Anda buka. Hal ini sangat relatif tergantung dari balance dalam account Anda. Misalnya resiko per trade antara 3% sampai 5% dari balance, dan risk/reward ratio = 1 : 2.
5. Periksa ulang sebelum Anda masuk pasar (double check). Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari kesalahan karena kecerobohan yang tidak harus terjadi.
Contoh sebuah rencana trading
1. Tujuan trading :
Jangka pendek : menghasilkan profit yang konsisten setiap bulan, berlatih disiplin dalam mengikuti rencana trading yang telah saya buat, tidak akan mengintervensi pasar setelah buka posisi dan membiarkan pasar merespon posisi saya apapun yang terjadi.
Jangka panjang : membuat balance dalam account trading saya pada akhir tahun ini menjadi (misalnya) USD 250,000, karena saat itu saya tentu telah mahir menerapkan metode dan strategi trading saya dengan disiplin.
2. Metode trading
Disini dicontohkan seorang trader yang menggunakan metode price action. Pertama menganalisa kondisi pasar pada chart daily, saya akan mengamati apakah terbentuk level-level yang lebih tinggi dari level puncak dan level lembahnya (higher high dan higer low) untuk kondisi uptrend, dan sebaliknya untuk doentrend. Jika memang pasar trending, saya akan menggunakan indikator exponential moving average (ema) 8 dan ema 21 untuk menentukan momentum buka posisi. Jika kondisi pasar konsolidasi atau ranging (sideways), saya akan mengamati level support dan resistance-nya sebagai batasan dan menggunakan indikator ema yang sama untuk menentukan momentum buka posisi. Saya akan menarik garis horisontal untuk level-level support dan resistance yang akan saya gunakan sebagai faktor pendukung jika terbentuk setup price action.
                                

Kemudian, saya akan mengamati apakah terbentuk setup price action pada formasi candlestick-nya. Jika terbentuk (misal dalam contoh berikut : pasar downtrend dan pin bar terbentuk pada level resistance sebagai faktor pendukungnya), dan dikuatkan oleh faktor pendukung, maka selanjutnya saya menggunakan indikator ema 8 dan ema 21 dan menunggu momentum yang tepat untuk buka posisi sell.
                           

3. Strategi trading :
Jika nanti setelah saya membuka posisi sell dan ternyata trend pasar masih kuat (misalnya dengan terbentuk lagi setup price action), maka saya akan buka posisi sell lagi sambil memindahkan level stop loss posisi sebelumnya ke level yang mendekati harga pasar saat itu (trailing stop) guna memaksimalkan profit. (Cara ini dinamakan teknik pyramiding).
4. Money management :
Sesuai dengan balance pada account saya saat ini, saya tentukan besarnya resiko per trade adalah (misalnya) 3%. Dari kondisi pasar sekarang yang sedang konsolidasi (misalnya), jika saya buka posisi sell pada level tersebut, maka level stop loss yang logis adalah disekitar level resistance sebelumnya, yaitu (misalnya) 70 pip,  dan level target profit disekitar level support sekarang, (misalnya) 150 pip, sehingga risk/reward ratio saya sekitar 1 : 2. Kemudian saya tentukan besarnya lot (volume) untuk membuka posisi ini yaitu membagi besarnya resiko (3% dari balance) dengan 70 (resiko dalam pip), dan karena saya trading dengan mini lot, maka volume saya untuk posisi ini (misalnya) = 0.2 lot, dimana untuk pasangan mata uang yang akan saya tradingkan (misal EUR/USD) nilai per pip-nya adalah USD 2.00.
                                         

5. Saya akan memeriksa sekali lagi sebelum membuka posisi, apakah syarat dan perhitungannya sudah benar sesuai dengan rencana trading saya.
Kesimpulan :
Rencana trading adalah tuntunan kita dalam trading. Karena trading forex adalah sebuah bisnis, dan tujuan bisnis adalah menghasilkan keuntungan semaksimal mungkin, maka sangat diperlukan sebuah rencana yang matang sebagai pedoman yang harus dijalankan dengan benar dan disiplin. Seperti juga dalam bisnis, rencana trading yang benar dibuat berdasarkan pengalaman kita dalam trading, strategi dan gagasan yang telah teruji, dan dirangkum dalam sebuah daftar atau ‘check list’ yang mudah dimengerti dan dilaksanakan.

Potensi Untuk Membuka Trading


Trading adalah profesi yang sangat menjanjikan, tetapi tidak sedikit trader yang gagal mencapai seperti yang diinginkan karena keinginan mereka tidak cukup kuat untuk membuat mereka tekun dan disiplin. Ketika berhadapan dengan pasar mereka cenderung loyo dan tidak bisa mengerahkan seluruh potensi yang dimilikinya. Jika ada trader yang bisa sukses dengan trding for living, kenapa Anda tidak? Apakah Anda telah menemukan seluruh potensi trading yang Anda punya? Jika belum, tulisan ini memberi beberapa pandangan tentang bagaimana membuka potensi trading untuk Anda terapkan dalam keseharian trading Anda.
                                            
Berusaha meniru trader-trader sukses

Hal pertama yang perlu Anda lakukan untuk membuka potensi trading adalah memiliki visi untuk menjadi seorang trader yang sukses. Usahakan Anda mempunyai satu figur sukses yang jelas untuk bisa ditiru dalam keseharian trading Anda. Bayangkan Anda telah mencapai sukses seperti figur Anda tersebut, dan apa saja yang hendak Anda perbuat dalam keseharian hidup Anda. Gambarkan visi Anda tersebut dengan jelas.

Apakah Anda melihat ruangan kerja Anda yang bersih dan tertata dengan rapi? Apakah Anda juga melihat rencana dan jurnal trading Anda disitu. Gambarkan dengan jelas dan nyata, jika Anda sulit melakukan, cobalah untuk bersikap lebih santai dan penuh keyakinan. Ini bukan petunjuk yang mengarah ke klenik, tetapi salah satu cara terapi psikologi untuk menguatkan mental Anda. Banyak orang-orang yang telah berhasil menerapkan cara ini, para politisi, pebisnis, olahragawan, artis dan juga tentunya para trader forex.

Baiklah, jika Anda telah bisa membayangkan dengan jelas, atau bahkan merasakannya, lakukan hal tersebut sekarang juga. Apapun yang Anda lihat dalam visi Anda, lakukan segera. Jadilah Anda sebagai figur yang Anda bayangkan. Mulailah mengatur ruangan trading dengan rapi dan terorganisir, jika Anda belum memiliki rencana dan jurnal trading yang jelas, mulailah membuat seperti yang telah dilakukan oleh figur Anda. Mungkin Anda mengalami kesulitan dalam implementasinya, tetapi dengan visi yang kuat dan jelas tidaklah sulit untuk mewujudkan hal tersebut.

Namun dengan melakukan seperti apa yang telah dilakukan figur Anda bukan berarti Anda telah seratus persen menjadi tokoh yang Anda bayangkan. Diperlukan konsistensi, disiplin dan komitmen yang kuat. Dengan melakukan hal tersebut, cepat atau lambat cara berpikir Anda akan seperti figur trading Anda. Visi Anda akan memberikan tuntunan yang jelas.

Mungkin cara tersebut sulit dibayangkan sebelum Anda mencoba. It can be difficult to fake it ’till you make it. Anda bisa mencoba melakukannya seperti pernah dilakukan oleh mereka yang telah merasa sukses.
Hilangkan perasaan takut gagal
Setelah ’’menjadi’’ seperti figur trader Anda, sangat mungkin Anda takut mengalami kegagalan karena merasa kemampuan dan kestabilan emosi Anda belum setingkat dengan sang figur. Hal ini memang nyata, namun jika kita melihat perjalanan para trader yang telah sukses, banyak diantara mereka yang jatuh bangun sebelum mencapai apa yang diinginkannya. Untuk membuka potensi trading yang Anda miliki, Anda harus tidak takut untuk gagal karena kegagalan akan selalu menjadi bagian dari trading itu sendiri.
 

Berhenti memikirkan trade yang mengalami kerugian sebagai sebuah kegagalan, namun anggaplah itu sebuah harga yang mesti dibayar untuk menjadi seorang trader. Rencana trading Anda haruslah juga memasukkan kerugian didalamnya, dan bukan mengabaikannya karena hal tersebut tidak mungkin untuk dilakukan. 

Perbedaan antara trader yang sukses dan yang gagal adalah bahwa trader yang sukses memiliki kemampuan untuk mengendalikan emosi baik ketika sedang profit maupun ketika mengalami kerugian, sementara mereka yang gagal cenderung terpengaruh oleh keadaan emosinya. Belajar dari trade yang loss dan bukan memaksa untuk memperoleh kembali uang yang telah hilang. Trader yang sukses selalu melihat trade yang gagal dengan positif.

Mengambil keputusan sesuai dengan rencana
Pada akhirnya untuk membuka seluruh potensi trading yang ada pada diri Anda adalah dengan melakukan semua yang dilakukan oleh para trader sukses, artinya Anda harus membuat rencana dan mengambil keputusan sesuai dengan rencana tersebut tanpa jaminan profit, atau mengharapkan keputusan trading tersebut pasti menghasilkan profit. 

Harap diingat bahwa dalam trading selalu terjadi distribusi acak (random distribution) antara trade-trade  yang profit (winning trades) dan trade-trade yang loss (losing trades), tidak peduli apapun metode atau strategi trading yang Anda gunakan. Aspek yang paling sulit dalam mencapai sukses adalah kemampuan untuk trading dengan cara yang disiplin. 

Untuk membuka potensi trading Anda, Anda harus benar-benar tekun dan konsisten dari waktu ke waktu serta bisa menghadapi rintangan yang timbul. Menurut penulis buku dan motivator terkemuka Napoleon Hill, disiplin adalah ‘kunci untuk meraih keberhasilan’. Disiplin adalah kemampuan untuk membuat Anda melakukan apa yang seharusnya Anda lakukan, terlepas Anda menyukainya atau tidak. Banyak trader yang gagal memperoleh profit karena gagal dalam membentuk kebiasaan yang disiplin.

Semua skill dalam trading bisa dipelajari
Hal yang juga penting untuk diketahui adalah bahwa semua skill dalam trading bisa dipelajari. Beberapa ‘skill mental’ atau psikologi dalam trading mungkin untuk sebagian orang lebih mudah dikembangkan, namun tidak terlalu sulit jika Anda memang benar-benar ingin mencapainya. 

Satu-satunya rintangan nyata dalam membuka potensi trading Anda adalah diri Anda sendiri. Jika Anda telah menerima kenyataan ini dan mulai melakukan apa yang seharusnya Anda lakukan maka potensi trading yang ada dalam diri Anda cepat atau lambat akan terbuka.

Indikator Yang Bisa Memprediksi Arah Trend Dalam Trading

Graha Binary - Dalam perdagangan, semua trend bisa dikenali melalui berbagai macam cara. Salah satunya dengan memanfaatkan tool maupun indikator. Misalnya jika EUR/USD adalah 1.4224 dan bergerak ke 1.4180 kemudian 1.4090, maka pasar berada dalam trend turun. Letakkan perhatian Anda dan amati pergerakan harga saja. Dengan cara sederhana ini saja, Anda sudah bisa melihat pergerakan trend. Cara lain adalah dengan mendengarkan pasar. Dan indikator akan memberitahu Anda pergerakan pasar.




Di bawah ini adalah contoh indikator yang bisa memprediksi trend:

Moving Averages (MA)Memberi tahu Anda harga pada suatu titik waktu tertentu selama periode tertentu. Mereka disebut "bergerak" karena memberikan harga terbaru sambil menghitung rata-rata berdasarkan waktu pengukuran yang dipilih.

MACDMACD sebuah plot perbedaan antara exponential MA periode 26 dan exponential MA periode 12 hari, dengan 9 hari digunakan sebagai garis pemicu. Jika MACD ternyata positif ketika pasar masih mengalami down-trend, itu bisa menjadi sinyal beli yang kuat. Begitu pula sebaliknya. Jika MACD negatif ketika pasar masih berada dalam posisi up-trend, ini diartikan sinyal jual yang kuat.

Bollinger BandsBerupa pita yang terbentuk dari harga yang cenderung tetap antara pita atas dan bawah. Garisnya bisa melebar dan menjadi lebih sempit, tergantung pada volatilitas pasar pada saat itu. Sebuah sinyal jual akan terjadi bila rata-rata bergerak di atas Bollinger band dan sebaliknya untuk sinyal beli. Beberapa pedagang menggunakannya dalam hubungannya dengan RSI, MACD, CCI, dan Rate of Change.
Fibonacci RetracementTool ini akan menjelaskan siklus yang ditemukan di market. Ketika diterapkan pada analisis teknis ia dapat menemukan pergeseran trend pasar. Setelah harga naik sering kali harga kembali ke posisi semula. Support dan resitance sering terjadi di dekat level retracement Fibonacci.

Relative Strength Index (RSI)Berfungsi untuk mengukur aktivitas pasar dan melihat apakah kondisi saat itu overbought atau oversold. Ini adalah indikator utama sehingga membantu untuk menunjukkan apa yang pasar akan dilakukan.

Pedagang sukses umumnya akan menggunakan 3 atau 4 indikator untuk mendapatkan sinyal yang lebih pasti sebelum melakukan transaksi. Selalu ingat nasehat ini, "Jika ragu, jangan transaksi!". Analisis teknis tidak fokus dalam berita politik, profil ekonomi suatu negara, atau penawaran, dan permintaan fundamental. Jadi bila tidak ada dukungan dari sinyal, lebih baik dibiarkan saja.

Teknik analisis dapat membantu Anda mencari tahu berapa banyak uang, yang untuk dirisikokan pada perdagangan. Bagaimana dan kapan harus masuk pasar dan bagaimana untuk keluar perdagangan untuk mendapatkan keuntungan atau meminimalkan kerugian.


sumber

Yang Harus Dilakukan Sebelum Menentukan Support Dan Resisten Dalam Trading

Support dan resistance memegang peranan penting dalam analisa teknikal. Dapat dikatakan bahwa keduanya merupakan dasar dari analisa teknikal. Kita dapat mengambil keputusan transaksi hanya dengan mencari serta menggunakan support dan resistance.
Support dan resistance merupakan level-level tahanan. Saat harga menyentuh level-level tersebut, harga cenderung tertahan dan berbalik arah. Support dapat diasosiasikan dengan lantai danResistance dapat diasosiasikan dengan langit-langit. Support dan resistance dapat timbul karena adanya pertarungan antara pembeli dan penjual yang saling tarik menarik. Ilustrasinya adalah sebagai berikut:
Support
Banyak penjual masuk ke pasar, sehingga harga terdorong turun. Ketika harga bergerak turun lebih rendah, muncul pembeli masuk ke pasar. Harga yang tadinya turun kemudian menjadi tertahan. Bila jumlah pembeli lebih besar dibanding penjual, maka berakibat penurunan harga tertahan dan kembali naik. Itu artinya harga telah menemukan level support di bawah.
Resistance
Harga dalam tren naik, banyak pembeli masuk ke pasar sehingga harga terdorong terus ke atas. Namun ketika di atas, banyak penjual yang sudah menunggu untuk masuk ke pasar dan menjual barang. Kenaikan harga kemudian tertahan dan harga mulai bergerak turun. Ini berarti harga telah menemukan level resistance di atas.
                
Kita dapat mengembangkan strategi trading dengan hanya mengetahui di level mana kemungkinan harga akan tertahan. Ada berbagai cara untuk menentukan level support dan resistance, antara lain:
Kalkulasi pivot point
Pivot point merupakan level rata-rata dari 3 level penting harga (High, Low, Close) pada periode sebelumnya.
Garis moving average
Trader  sering menggunakan garis moving average sebagai patokan support-resistance. Periode moving average yang biasa digunakan seperti periode 20, 50, 100 atau 200.
Garis tren
Garis tren biasa digunakan untuk menghubungkan level-level atas atau level-level bawah dari sekelompok harga.
Level Fibonacci
Fibonacci biasa digunakan untuk menentukan level psikologis pasar. Level Fibo yang digunakan biasanya level 38,2%, 50% dan 61,8%
Pola harga (price pattern)
Pola harga seperti pola bendera/flaghead and shoulder, double top/bottom dapat memberikan gambaran dimana harga akan tertahan.
Angka Bulat (round numbers)
Biasanya angka bulat seperti 1.5000, 1.0000, 0.9000 sering dijadikan area support atau resistancepsikologis.
                     
Area support dan resistance sangat membantu Kita dalam merancang strategi trading. Dengan mengetahui dimana letak area support dan resistance, Kita dapat menentukan level untuk membuka posisi, mengambil untung atau justru membuang posisi rugi dan melakukan penambahan posisi.
Contohnya adalah penggunaan strategi breakout dengan menentukan area support dan resistance. Bila harga sudah menembus ke atas level resistance, maka Kita akan membuka posisi beli. Dan sebaliknya, jika harga menembus ke bawah level support, Kita akan membuka posisi jual.
Dalam melakukan transaksi dengan menggunakan metode atau strategi apapun, jangan lupa untuk memperhatikan berapa resiko yang dapat Kita terima. Mengingat semua metode atau strategi hanya memberi suatu kemungkinan atau probabilitas. Oleh karena itu, Kita harus bersiap menerima kemungkinan terburuk.
 
Support : Copyright © 2011. GRAHA BINARY | Tips dan Trik Trading binary.com - All Rights Reserved
Template Modify by Wawansley